Mimpi itu
(maulana husain rumi)
Aku masih saja terlelap
Dalam mimpi yang telah dimainkan
Dalam rekaman yang baru saja mengalir
Semua indah, bak
Sabana emas permata bersemai
Sang zamzam turun dari pengaduannya
Kesejukan yang mengalir di hilirmu
Terus berlambai-lambai
Sempat aku siuman
Dalam permainan rasio sendu
Namun dengkurku menjerit
Aku ingin hidup
Hidup dalam bayang-bayang ini
Aku bisa leluasa memegang
Memandang
Mendekap erat tubuhmu
Aku bahagia
Kecupan mesra itu masih terasa
Rengkuh hangatmumasih menggema
Aku terlilit untaian kenikmatan
Ya, aku terlarut
Kurenungi pesona indah lamunanku
Aku tak mau bangun
Aku candu halusinasi ini
Menjauhlah dari pejamku, kawan
Sang bundaran semesta memang kejam
Dia seret aku
Dengan belenggu duri yang menyakitkan
Kupegang erat pintu pembatas
Namun aku lepas
Aku terbangun
Dengan senyum meranum
Aku senang bemimpi
Mimpiku akan hidup

Tidak ada komentar:
Posting Komentar