banner

menu

Kamis, 15 Desember 2011

puisi : bayang-bayang kehidupan


Nuansa malam terasa hambar

Detakan samudra waktu membisu

Aku rapuh

Kala cinta bersemayam di dada

Jasadku reot

Dihantam dahsyatnya gelombang rindu



Hatiku menjerit

Dalam dimensi dunia hampa

Percuma,

Persetan dengan melodi rasa

Penuh racun di tiap irama



Aku menangis

Di Sudut kolam air mata

Tangisanku

Melambai-lambai angakasa

Tercempakkan bayang-bayang kehidupan



Terjalnya sabana pengaduan

Membuat langkahku

Tertatih-tatih

ragaku terbelenggu

Terhempas

Tersingkir putaran rotasi masa



by : husain el-rumi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Mau punya buku tamu seperti ini?
Klik di sini (Info Blog)

bintang kerlip

widget gaara

butterfly